Bekasi, Bandung 2.0 di IDDM? 12 Band Mentereng Kota Patriot


Edan
METAL MARCH – Band beraliran metal di Indonesia jumlahnya ribuan. Bahkan menurut Metal-Archives, terdapat sekira 1500 band cadas di Nusantara. Tapi, itu termasuk yang kini berstatus hiatus dan bubar.

Soal kiblat, Bandung bisa dibilang ibu kotanya musik metal Indonesia. Setuju atau tidak, tapi faktanya memang begitu. Selain memiliki kuantitas yang banyak, band metal asal Bandung juga terkenal karena kualitasnya. Bukti kecilnya, lihat jumlah likes yang dipunyai Jasad yakni lebih dari 1 juta! Mau yang lebih mainstream? Burgerkill punya likes hampir 1,5 juta! Jumlah ini mendekati band-band bertaraf dunia seperti Arch Enemy, Trivium, dan seterusnya. Suffocation yang sudah jadi patokan band-band death metal saja tidak sampai 1 juta likes. Balik lagi, jumlah likes memang bukan ukuran. Mau bukti lain? Burgerkill dan Jasad pada 2015 pernah tampil di festival besar yakni Wacken Open Air, Obscene Extreme Fest, dan Bloodstock.

Lebih lanjut, band-band brutal death metal Bandung juga dinaungi label besar seperti Jasad (Sevared, “Rebirth of Jatisunda"), dan Gore Infamous (New Standard Elite, “Cadaver in Methodical Overture”). Album “Cadaver in Methodical Overture” bahkan sampai di-repressed oleh New Standard Elite saking lakunya.

Namun, kini hype death metal di Bekasi tidak kalah oleh Bandung. Band-band dari Kota Patriot menjamur dan varietasnya tidak boleh dianggap remeh. Mau yang super technical brutal ada Viscral, mau yang mega brutal ada Cadavoracity! Black metal nuansa Gunung Bromo semriwing juga ada via Pure Wrath.

Entah karena faktor tol Cipularang yang membuat jarak Bekasi-Bandung cuma 2 jam, jadi membuat Kota Patriot tertular oleh Kota Kembang. Krik. Karena itu, kami tidak segan menyebut Bekasi adalah Bandung versi 2.0 di scene IDDM.

Untuk mempertegas Bekasi adalah Bandung 2.0, berikut kami jabarkan band-band mentereng Kota Patriot:

ASPHYXIATE

Pada awal Desember 2016, duta brutal asal Bekasi ini membeberkan sedang menggarap lagu untuk merilis promo. Promo tersebut diperkirakan akan dilepas pada pertengahan Januari 2017 dengan berisikan dua trek.
Asphyxiate terakhir merilis full-length pada 2013 dengan judul “Self Transform from Decayed Flesh” via New Standard Elite. Adapun Promo 2017 juga sudah dirilis oleh Groupies Merch. Lantas, album keempat bakal dirilis Groupies jugakah?

CADAVORACITY

Brutal super kebut disajikan Cadavoracity via “Remnants of Chaotic Apogee” yang dirilis oleh Permeated Records pada 2015. Brutallers pun langsung teringat dengan Putridity. Tadinya ini merupakan proyek studio band, tapi mereka memutuskan untuk tampil live saat menjadi headliner di Bangcock Deathfest pada pertengahan November 2016.

VISCRAL

Karakter Dying Fetus campur Suffocation adalah rasa pertama setelah kali pertama mencicipi musik Viscral. Imho. Album pertama mereka, “Egocentric Underneath of Horror” yang dilepas melalui Rottrevore Records pada 2015 pun laku keras, dan hingga kini rajin keliling Pulau Jawa untuk menjadi headliner gigs.

PERVERTED DEXTERITY

One man brutal death metal ini adalah karya Januaryo Hardy. Album bertitel “Primitive Scene of Inhumanity” ini sempat di-pressed dua kali oleh Brutal Mind, dan juga berhasil mengantarkan Perverted Dexterity keliling Asia Tenggara. Dan itu seakan menjadi gerbang direkrutnya band-band brutal Indonesia untuk menjadi headliner di Asia Tenggara.
Pada Oktober, Perverted Dexterity melepas promo dengan lagu berjudul “Perfidious Elders”, sekaligus mengumumkan bahwa album kedua bakal dinaungi Sevared Records.

CHALERA

Nama Chalera menyeruak pascadirilisnya “Promo 2015”. Rilisan yang berisikan "Molesting the False Decapitated Prophet" dan "The Ancestral Suffering" ini langsung membuat New Standard Elite kepincut untuk merilis full-length mereka. Mereka sedang fokus menyusun materi untuk dirilisnya album yang diperkirakan bakal lepas pada 2017.

PURE WRATH

Band ini merupakan alter ego dari Januaryo Hardy yang belum puas memiliki Perverted Dexterity. Album perdana “Ascetic Eventide" yang dilepas melalui Hitam Kelam Records juga terbukti laku keras!


CRAWL SICK EPIDEMIC

Band brutal keren dari Bekasi lainnya adalah Crawl Sick Epidemic. Bdm syahdu komplet dengan guttural garing, riff sederhana nan pintar, dan drum blasbeat konstan menjadi ciri band ini. Usai melepas opus promo “Killed, Stabbed, and Mutilated into Pieces” pada awal 2016 via Brutal Mind, album perdana Crawl Sick Epidemic sangat ditunggu brutallers.

ABONATION

Band terkini yang masuk roster Rottrevore Records ini memainkan technical death metal. Lewat “Promo 2016”, kami bisa menilai Abonation adalah calon bintang. Lewat sound gurih dan dihiasi kualitas para personelnya, kami bahkan sempat merasa mereka adalah band keluaran Unique Leader Records.

INTERFICERE

Brutal Mind dan Necrology Records join forces untuk merilis mini album gila "Human Revolution Absurd". Meskipun judul albumnya sedikit ngeganjel (not trying to be grammar Nazi), tapi materinya sungguh sadis saudara-saudaraku.

SANSKERTA

Technical death metal rasa Kediri akan terasa ketika mendengarkan promo berjudul “Selftitled” yang dilepas pada 2015 via Blue Lava Records tersebut. Mereka sedang menggarap materi untuk melepas album perdana.

TYRANNY

Grindcore kalau kurang kebut kurang gereget. Ini jugalah yang menjadi resep Tyranny dalam meramu album “Untitled”. Permainan drum rem blong ga pakai helm, sound gitar mengiris kuping, ditambah gaya vokal post-hardcore membuat “Untitled” adalah album yang wajib dimiliki grindcore militia.

DISEVARED

Mungkin band terbungsu di daftar ini. Meski begitu, Disevared sudah menunjukkan materi yang “siap ngalbum” melalui promo “Punishment of the Greedy Slave” yang dirilis via Proguttural Production.



Comments