Lepas 'Promo 2017', Ini Penjelasan Detil Josh Asphyxiate


METAL MARCH - Di awal 2017, Asphyxiate bangkit dengan menelurkan 'Promo 2017' via Groupies Merch. Sebagaimana diungkapkan gitaris-vokalis Josh, 'Promo 2017' ini dilepas sebagai pemanasan jelang album penuh keempat yang rencananya rilis tahun ini.


Usai sekilas mendengarkan salah satu materi dari 'Promo 2017' yakni 'Blood Feast Ripping Putresecent', kami bisa sedikit menarik kesimpulan bahwa Asphyxiate meningkatkan RPM ketimbang 'Self Transform from Decayed Flesh' (New Standard Elite/2013). Pendapat ini bisa keliru. Karena itu, mari simak penjelasan dari Josh.

"Racikannya bisa dibilang style penggabungan antara album kedua sama album ketiga, dengan riffing yang tidak banyak pengulangan part, drum oldschool style brutal detah metal. 'Straight in your face-lah' istilahnya", ujar Josh kepada Metal March, Rabu (25/1/2017).

"Ya warming up, soalnya style balik lagi ke album kedua. Album keempat rencananya di tahun ini harus sudah out. Pasti rencana mau pake (label) lokal. Untuk label apa mungkin liat nanti, kalau album sudah siap produksi. Saat ini belom bisa dipastikan," ujarnya.

Bicara hal lain, Josh juga bersedia membeberkan alasan perubahan style dari gaya album kedua dengan ketiga. Lantas untuk album keempat nanti, dia memastikan Asphyxiate akan lebih sadis.

"Sebenarnya dalam menulis musik, album paling sulit ada di album ketiga karena style dari drummer bisa dibilang tempo cukup lambat, banyak teknik. Kenapa sulit? Karena bagaimana bisa meracik riff-riff part dengan style drummer tapi tetap brutal dan berat. Karena dalam band harus menyesuaikan skill atau style dari tiap member, maka banyak orang nanya 'kok jadi begini, kok jadi begitu'. Jawabannya adalah, band merupakan sekumpulan orang main musik, bukan satu ego satu orang.
Karena itu, di album keempat ini, drummer asli pertama balik jadi harus meracik sesuatu yang tetap brutal hehehe," jelasnya.

Asphyxiate

Groupies Merch


Comments