Dismemberment Torture - Convulsion of Perfect Abomination


METAL MARCH - Meski (Brutal Death Metal) BDM di Bandung, Jawa Barat, bak kacang goreng, Dismemberment Torture muncul sebagai rising star dari Bumi Pasundan. Ya, siapa sih yang tidak penasaran dengan gemerlapnya line up mereka seperti Glennder (Vokal/Bloodgush, Interfectorment), Dedra (Gitar/Digging Up, Kaluman), Ramon (Saffar), dan Dani alias Papap (Drum/ex Jasad). Namun, yang harus digarisbawahi di sini adalah, Dismemberment Torture tak sekadar menjual line up! Buat Anda yang sudah memiliki Extended Play (EP) mereka yang berjudul "Convulsion of Perfect Abomination" pasti paham betul akan maksud kami.

"Convulsion of Perfect Abomination" terdiri dari enam lagu, termasuk dua bonus trek yang diambil saat mereka tampil live yakni "Self Devour Cannibalism" dan "Pathological Infection". Sebenarnya, dua trek itu sangat mengganggu karena kualitas sound yang buruk, sehingga kami malas mendengarnya. Hanya satu yang masih nempel di benak adalah, saat Master of Ceremony (MC) memperkenalkan nama band dengan pronounciation khas Indonesia. Permainan drum Dani tak usah diperdebatkan lagi, meskipun usia tak lagi muda. Beberapa part bahkan mengingatkan kami saat dia ambil bagian dalam "Annihilate the Enemy" milik Jasad. Dani di sini tidak pamer skill dengan permainan berkecepatan tinggi, justru itu yang membuatnya jenius karena dia berarti memiliki variasi drumming yang melimpah. Soal Dedra, kami agak mengernyitkan dahi dengan bertanya-tanya sendiri, bagaimana mengatur permainan gitar dengan masih aktif di beberapa band? Apa tidak lupa, atau bahkan salah saat tampil live atau recording? Tapi, yang jelas dari beberapa band yang dia geluti saat ini, kami amati kesemuanya memiliki khas sendiri. Meski berulang kali menegaskan proyek utamanya adalah Digging Up, bisa jadi nama Dedra jadi terkenal dengan Dedra Dismemberment, bukan Dedra Digging. IMHO. Karena di sini, dia memainkan riff-riff edan termasuk pinch harmonic yang sangat adiktif di "Blood River". We love that kind of stuff! Salah satu yang menjadi highlight dari "Convulsion of Perfect Abomination" adalah soal bass. Siapa sangka bass bisa menjadi sangat melodius dalam sebuah album BDM? Mastermind di balik itu semua adalah Ramon. Tidak mengejutkan sebenarnya, karena saat bersama Saffar, permainan bass Ramon sudah sangat stand out. "Convulsion of Perfect Abomination" menjadi penegasan kecerdasan dia. Ramon jenius edan. Dan kegilaan tiga personel Dismemberment Torture dibungkus rapih oleh Glennder. Anda takkan menemukan guttural zaman sekarang yang sedang menjadi tren, tapi dia menggunakan growl. Itulah yang membuat Dismemberment Torture terlihat sangat dewasa dan matang. Tak bisa berkomentar banyak soal Sanwa Home Recording yang menggarap proses pasca-produksi, sebab potensi Dismemberment Torture sejatinya sudah sangat edan. Edan pokona mah.

Tracklist:
"Pathological Infection"
"Blood River"
"Devouring of Human Butchery"
"Carnivorous Psychosis"
"Self Devour Cannibalism" (live)
"Pathological Infection" (live)


Band: Dismemberment Torture
Album: Convulsion of Perfect Abomination
Asal: Bandung
Label: Pieces Records
Skor: 10/10

Dismemberment Torture
Facebook
Reverbnation


Kontak: dismembermenttorture@gmail.com/081573172666 (Dani)



Comments