Wawancara dengan Dirty Infamous, Monster yang Akhirnya Terbangun!

Looth Adler (vokal), Marmuchan (gitar), Deni (drum).
METAL MARCH - Bak mimpi di siang bolong, kabar kebangkitan salah satu monster brutal Indonesia, Dirty Infamous, beberapa waktu lalu mengejutkan kami. Bagaimana tidak, setelah "Die on Pure Adrenaline" pada 2003, trisula asal Jember ini seakan tidur lelap. Namun, tanda-tanda bangkitnya salah satu Raksasa Olimpus ini sejatinya sudah mulai terendus kala keluarnya re-issue "Die on Pure Adrenaline" setahun yang lalu, kemudian dilanjutkan oleh “Promo CD 2015” yang dilepas Maret 2015. Kami, Metal March, berkesempatan mewawancarai Looth Adler (vokal) soal bangkitnya sang monster, Dirty Infamous!

MM: Terima kasih untuk Dirty Infamous yang sudah bersedia menerima tawaran wawancara dari kami. Oke, apa kabar, Dirty Infamous?

Dirty Infamous: Hail, Metal March!... Hail, metalheads!... Kabar baik dari kami semua. Thanks atas waktu yang diberikan kepada kami.

MM: Setelah hiatus cukup lama, akhirnya Dirty Infamous bangkit dengan mengeluarkan “Promo CD 2015” yang berisi dua lagu. Sebenarnya, apa yang membuat Dirty Infamous tertidur cukup nyenyak?

Dirty Infamous: Ya, seperti yang kalian tahu kalau kami lama vakum dikarenakan beberapa sebab yang saling berkaitan satu sama lainnya. Sejak Ifan mundur dari skuad di 2006, sampai 2009 kami belum mendapatkan drummer yang benar-benar pas dengan tipikal Dirty Infamous, dan diperparah lagi saat November 2009, Looth Adler tersangkut masalah hukum dan baru bebas 2012, dan semakin menambah nyenyaknya tidur panjang kami.

MM: Selain itu, apa yang membuat Dirty Infamous akhirnya tergerak untuk bangkit setelah lama hiatus. Ada motivasi apa dibalik comeback setelah lebih dari sedekade?

Dirty Infamous: Tidak ada motivasi apa-apa selain ingin berkarya semaksimal mungkin di tengah-tengah kesibukan kerja kami.  Melepaskan naluri bermusik kami seluas-luasnya, dan menjalin silaturahmi dengan kawan-kawan dan metalheads di seluruh penjuru Nusantara. Kemudian untuk menambah wawasan baru lagi, belajar, belajar, dan belajar lagi.

 
MM: Dalam rentang waktu yang panjang itu, tentunya Dirty Infamous melakukan bongkar pasang formasi. Bisa dibocorkan formasi lengkap Dirty Infamous saat ini?

Dirty Infamous: Yup... That’s right... Kami masih mempertahankan konsep TRISULA untuk line-up. Line-up terkini; Looth Adler (vokal), Marmuchan (gitar), Deni (drum).

MM: Jelas, dengan bergantinya personel, warna musik Dirty Infamous juga berubah. Maka  dari itu, bisa dijabarkan perkembangan musik/lirik dari Dirty Infamous sejak “Die on Pure Adrenaline” hingga “Promo CD 2015”?

Dirty Infamous: Bener banget, kita punya basic tersendiri di antara player, yang jelas sangat berpengaruh ke musik/konsep lebih tepatnya, di mana kita menampung aspirasi dari tiga pendapat yang berlainan karakter untuk diramu sebagus mungkin, mencoba menuangkan ide-ide fresh dan tidak berpatokan pada pakem yang dulu-dulu.

MM: Jika dicermati lebih dalam, ada perubahan dari segi lirik. Dari yang tadinya “Die on Pure Adrenaline” berbau sosial, menjadi lirik bertemakan gore, torture, rape, dalam “Promo CD 2015”. Bisa dijelaskan lebih jauh tentang hal ini?

Dirty Infamous: Memang benar analisa Metal March kali ini, lirik dibuat Looth Adler sejak di “Torpidity to Extinction of Breed” sampai “Die on Pure Adrenaline” semua bertemakan sosial/depresi/marah/kecewa intinya. Di “Promo CD 2015” terjadi pergeseran tema lirik ke gore. Bukannya kami ikut-ikutan latah dengan banyaknya band yang mengusung tema gore dalam konsep bermusiknya, tapi lebih ke pengalaman pribadi Looth Adler. Entah kenapa setiap lirik di“Torpidity to Extinction of Breed” maupun di “Die on Pure Adrenaline” 85 persen menjelma nyata terjadi dalam kehidupan dia setelah/sebelum lirik tersebut dibuat. Seperti real sugestion yang tidak bisa dinalar secara logika... Real MDFKR damn cursed...!!! 

“All that I wrote... It’s creepin’ my life everywhere... I see...” salah satu kutipan dia.
Itu alasan terbesar kenapa kami beralih ke tema gore. Dan juga lebih menyesuaikan dengan konsep musik tentunya di mana kami sedikit menyelipkan nada-nada kelam di beberapa part.

"Die on Pure Adrenaline" rilisan Rottrevore Records.

MM: Animo brutallers begitu tinggi dengan dilepasnya “Promo Cd 2015”, sebab “Die on Pure Adrenaline” adalah salah satu masterpiece di zamannya, bahkan hingga di re-issue oleh Waar Prod. Dengan “Promo CD 2015”, hal menonjol apa yang membedakan cd ini dengan “Die on Pure Adrenaline”?

Dirty Infamous: Thanks kawan-kawan metalheads atas apresiasi yang telah diberikan kepada kami. Dengan keluarnya “Promo CD 2015”, kami coba untuk menyapa all metalheads di negeri ini maupun mancanegara dengan mengenalkan new concept/new material/new line-up dan new spirit tentunya. Mengobati kerinduan kami kepada mereka semua. Mencoba untuk berkarya dengan sebaik mungkin disela-sela kesibukan kami yang terasa semakin padat untuk memenuhi tuntutan hidup keluarga.

MM: Kami juga tau Dirty Infamous membuat video klip untuk salah satu trek di “Promo CD 2015” yang berjudul “Cruciixion Behind The Door”. Apa yang membuat Anda yakin lagu tersebut bisa kembali mengibarkan nama Dirty Infamous di skena bawah tanah?

Dirty Infamous: Hehehe... Mungkin keberuntungan berpihak pada kami. Tak lama setelah perilisan “Promo CD 2015” kami mendapat tawaran dari rekan-rekan mahasiswa perfilman Universitas Jember (UNEJ) yang sedang mendapatkan tugas dari kampus mereka untuk membuat video klip. So, kenapa harus disia-siakan..? Kita sikat aja yaak hehe...

Thanks buat kawan-kawan atas kesempatan yang dipercayakan pada kami, telah men-support kami all out. Sebenarnya dua trek yg di “Promo CD 2015” semua dibikin video klip oleh mereka, dan saat ini masih break untuk shoot alur ceritanya setelah kelar take pada 7 Juni 2015.

Proses pembuatan klip “Crucifixion Behind The Door”.

MM: Setelah “Promo CD 2015”, ada kabar apa dari markas Dirty Infamous. Tur setelah Bulan Ramadhan mungkin? Atau sedang fokus mengerjakan full-length kedua?

Dirty Infamous: Kami bersiap-siap untuk melanjutkan shooting adegan plot cerita dalam bulan ini, dan lebih fokus untuk penulisan materi baru sementara ini. Kami mohon do’a kawan-kawan metalheads mudah-mudahan semua berjalan lancar sesuai jadwal. Jika tidak ada kendala ke depannya, start di September 2015 kita sudah ready on stage.

MM: Setelah “Die on Pure Adrenaline” dirilis label raksasa Rottrevore Records, wajar jika brutallers menginginkan Dirty Infamous gabung dengan roster yang lebih besar. Apakah ada rencana untuk merilis full-length kedua dengan label luar seperti; Comatose, New Standard Elite, Sevared Records, Amputated Vein, dst?

Dirty Infamous: Kami sudah terikat kontrak dengan Brutal Infection Records untuk full-length nanti.

MM: Bicara ranah bawah tanah, sama seperti Dirty Infamous, Jawa Timur (Jatim) juga tampaknya mulai bangkit dari kubur. Bisa dijelaskan kenapa skena Jatim yang sekarang tambah besar dan berbahaya?

Dirty Infamous: Nah, ini yang bikin kita salut dengan talenta muda berbahaya dan berkemauan keras di Jatim & khususnya kota kami yakni Jember City. Salut buat spirit mereka dan tujuan akhirnya untuk mengemas karya mereka dalam album. Kesadaran diri untuk maju, atmosfer pemikiran yang benar-benar fresh patut diacungi jempol dalam  menorehkan sejarah hidup, menuangkan kenangan yang tak terbeli sampai akhir hayat nanti, sebuah karya nyata band. Dibandingkan satu dekade yang lalu, hanya segelintir band yang mempunyai tujuan jelas untuk maju. Tetap semangat kawan dan positive thinking. Keep United.

MM: Untuk referensi juga untuk brutallers, Anda saat ini sedang senang mendengarkan album apa?

Dirty Infamous: Septycal Gore, Gorgasm, Deeds of Flesh, Vomit Remnants, Encenhathraks, and some local bands. We’re open minded for all genres.

MM: Oke, lagi-lagi kami mengucapkan terima kasih sudah bersedia mau di-interview oleh kami. Jika ada pesan terakhir untuk brutallers dan pembaca Metal March, waktu dan tempat kami persilakan.

Dirty Infamous: Thanks Metal March atas interview-nya, Bravo Metal March...!!! Thanks to all metalheads di penjuru Nusantara dan seluruh dunia. Tanpa kalian kami bukan apa-apa...!!! Thanks to All family/friends/Labels/Merchs/Bands and everyone who gives us neverending support through the years.... You Rule...!!! Keep Calm/Keep Woles/Positive Thinking/And Keep Low Profile. Jangan jadikan perbedaan sebagai alasan perpecahan...!!! Thanks a lot, guys. Cheerz.

Dirty Infamous
Facebook

Brutal Infection
Facebook



Comments