Stigmatuary Soal Penggarapan “Decimation of Psyche” yang Tak Setengah-Setengah

 
ki-ka; Faisal Faiz Sabani, Oki Fadhlan Pamungkas, Akbar Benk Safari,  Donovan Tusiwa

METAL MARCH - Stigmatuary adalah salah satu band yang paling banyak dibicarakan saat ini karena album perdana yang berjudul “Decimation of Psyche” akan dirilis Rottrevore Records, belum lagi dengan jam terbang manggung yang terbilang sudah banyak. Adapun Rottrevore bukannya tanpa alasan merilis album dari unit Brutal asal Bandung, Jawa Barat, yang berisi Akbar Benk Safari (vokal), Faisal Faiz Sabani (gitar), Donovan Tusiwa (bass), dan Oki Fadhlan Pamungkas (drum) ini.

Secara kasat mata, Metal March menilai materi-materi Stigmatuary memiliki kecepatan yang melebihi batas normal, dan itulah yang diinginkan Death Metallers sejagad. Kami pun tak berpikir dua kali menaruh “Decimation of Psyche” dalam daftar (pribadi) highly-anticipated album yang wajib didapat kelak saat rilis.

Berikut wawancara Metal March dengan Benk sang vokalis soal proses penggarapan “Decimation of Psyche” yang cukup lama, tak lain karena ingin menciptakan album yang gereget nan spesial.


MM: Terima kasih mau di-interview oleh Metal March. Oke, apa kabar, Stigmatuary? Saat ini sedang disibukkan oleh apa?

Stigmatuary: Sama-sama Metal March sudah mau interview kami. Alhamdulillah baik dan sehat, kami baru saja beres menyelesaikan proses recording untuk album pertama kami “Decimation of Psyche”. Untuk saat ini lagi siap-siap membuat promo, manggung beberapa gigs, jualan dan kesibukan sehari-hari saja hehe.



Akbar Benk Safari
MM: Selain sibuk dengan proses pengerjaan album perdana "Decimation of Psyche" yang bakal dirilis oleh Rottrevore Records, adakah hal lain yang menyita waktu Stigmatuary?

Stigmatuary: Selama proses penggarapan, kami manggung di beberapa event dan gigs, selain itu hanya kesibukan masing-masing personel saja.

MM: Dibentuk pada pertengahan 2008, apa sih yang membuat Stigmatuary begitu lama mengeluarkan album. Dan, setelah gabung dengan Rottrevore Records pada awal 2014, ada kendala apa sehingga album belum juga rilis? Jujur, Stigmatuary sukses PHP-in loyal cults yang mencapai 45 ribuan itu.

Stigmatuary: Yups.. Perlu pengenalan dulu, perlu tahapan dulu, dan semua perlu proses yang tidak sebentar hehe. Dalam pembuatan album perdana kami ini, memang memakan waktu yang cukup lama hampir satu tahun kalau dihitung dari sekarang. Kendalanya berbeda-beda dari mulai penggarapan materi, karena saat kami mulai kontrak dengan pihak label, kami masih dalam proses penggarapan materi lagu yang mungkin hanya baru mencapai 10 persen. Sampai kendala pada tahap recording karena jadwal studio pada saat itu sangat padat, hingga jadwal manggung yang sering bertabrakan dengan jadwal recording.

Hahaha iya mungkin di PHP-in dari mulai kami akan rilis promos di 2014, dan sampai saat ini pihak kami dan label masih belum memastikan kapan rilis (masih dirahasiakan hehe..). Tapi, alasannya adalah pihak kami dan label ingin karya kami memuaskan, dan mendapat kesan positif dari para metalhead, mohon untuk bersabar teman-teman.

MM: Saat ini, proses penggarapan "Decimation of Psyche" sudah sampai tahap mana? Kira-kira kapan akan dirilis?

Stigmatuary: Saat ini proses penggarapan untuk album perdana kami sudah pada tahap mixing dan mastering. Untuk masalah rilis kami serahkan pada pihak label Rottrevore Record, karena kami lebih memercayai sang big bos Rottrevore Records, Ferly Jasad, dalam hal tersebut. Tugas kami hanya menambah penasaran saja, biar lebih gereget hahaha.

MM: Recording "Decimation of Psyche" melibatkan dua studio yang disegani di Bandung yakni Masterplan Studio dan Extend Studio. Apa yang membuat Stigmatuary begitu yakin menggunakan jasa Masterplan dan Extend?

Stigmatuary: Dari awal mulainya proses recording kami udah sepakat bakal melibatkan Masterplan Studio dan Extend Studio, alasannya kami sudah tau kinerja dua studio itu dalam hal recording. Alhasil memang benar memuaskan, mantaff.

MM: Secara keseluruhan, "Decimation of Psyche" menceritakan apa? Dari sisi musik, band mana saja sih yang menjadi influence Stigmatuary?

Stigmatuary: Dalam album “Decimation of Psyche” lebih menceritakan sifat jelek dan jahatnya manusia, perilaku menyimpang. Untuk sisi musik beberapa band yang sangat berpengaruh untuk kami dari sebelum penggarapan album sampai sekarang adalah Disavowed, Gorgasm, Inveracity, dan Cannibal Corpse. Bahkan untuk senior kami dari satu negara banyak menginspirasikan kami seperti Jasad dan Digging Up.



MM: Kami memiliki lagu Stigmatuary yang tergabung dalam beberapa kompilasi (karena enggak kebagian CD Promo). Apakah warna musik "Decimation of Psyche" akan jauh berbeda dengan karya-karya Stigmatuary sebelumnya? Atau hanya dipoles agar lebih ganas?

Stigmatuary: Warna musik “Decimation of Psyche” tidak terlalu jauh dari promo, karena tiga lagu dari promo juga masuk dalam list hanya ada beberapa perombakan. Untuk yang lainnya mungkin lebih rumit, lebih banyak jebakan-jebakan. Hahaha.

MM: Melibatkan musisi-musisi papan atas untuk ambil bagian dalam suatu karya (baca: featuring) sedang menjadi tren. Apakah Stigmatuary juga mengajak para jawara untuk meramaikan materi "Decimation of Psyche"?

Stigmatuary: Dalam album “Decimation of Psyche” kita enggak ada featuring. Asalnya mau, sih, hanya mungkin belum waktunya hehe, next concept maybe.

MM: Band beraliran Brutal tumbuh subur di Indonesia terutama di tanah Sunda. Apa yang membuat Stigmatuary berbeda dengan band-band Brutal lainnya?

Stigmatuary: Kalau menurut kami sendiri, masih banyak band Brutal di Indonesia terutama Bandung yang lebih berbahaya. Masalah berbeda itu kami serahkan ke pendengar saja, kami masih tahap belajar, belajar, dan terus belajar, kok.

MM: Setelah "Decimation of Psyche" dilepas, apa harapan dari Stigmatuary?

Stigmatuary: Semoga bisa diterima dengan positif oleh para metalhead, semoga BUCAT pada waktunya :D

Stigmatuary janjikan tur setelah album dirilis.

MM: Biasanya tur sudah menjadi agenda bagi Rottrevore Records jika merilis album dari sebuah band. Sudah ada rencana untuk tur setelah "Decimation of Psyche" dilepas?

Stigmatuary: Rencana tur itu pasti, serasa makan tanpa minum apabila sudah album tapi tidak mengenalkan karya kami melalui tur. Kalau sesuai dengan konsep yang diinginkan untuk tur mulai dari Jawa barat dulu, terus menuju Jawa Tengah sampai Bali. Semoga bisa terealisasikan saja. Amiin.

MM: Bisa dibocorkan Stigmatuary akan bermain di acara mana saja dalam waktu dekat?

Stigmatuary: Beberapa gigs seperti di daerah Bandung, beberapa luar kota untuk ke depannya. Sambil menunggu perilisan album dan tur kami.

MM: Segitu saja dari Metal March, sukses untuk Stigmatuary dan "Decimation of Psyche". Jika ada pesan terakhir yang ingin disampaikan untuk Death Metallers dan loyal cults Stigmatuary, waktu dan tempat kami persilakan.

Stigmatuary: Amiin. Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk Metal March sudah interview kami. Untuk Death Metallers jangan pernah menyerah untuk men-support kami, we need the real metalhead! Tetap berkarya untuk kalian semua, tunggu gebrakan kami selanjutnya dalam album “Decimation of Psyche”… Graciasss!

Stigmatuary


*Semua foto milik Stigmatuary.

Comments